News

Identitas Terungkap, Anti-Hololive Pembuat Ancaman Bom dan Pembunuhan Resmi Rilis Video Permintaan Maaf

Staff vspace29 Agustus 20262 mnt707
Identitas Terungkap, Anti-Hololive Pembuat Ancaman Bom dan Pembunuhan Resmi Rilis Video Permintaan Maaf
Daftar Isi
  1. Rekam Jejak Fitnah dan Ancaman Berbahaya
  2. Penghapusan Akun "Uyu" dan Penyerahan Data ke Cover Corporation
  3. Janji Berhenti dan Imbauan Membatasi Doxxing

Satu lagi kasus perundungan dan ancaman siber yang menyasar talenta Virtual YouTuber (VTuber) menemukan titik terang. Seorang pengguna platform X yang dikenal sebagai bagian dari kelompok anti-Hololive secara resmi mengunggah video permintaan maaf terbuka setelah identitas pribadinya dilaporkan berhasil terungkap.

Rekam Jejak Fitnah dan Ancaman Berbahaya

Sebelum video pengakuan tersebut dirilis, pengguna yang bersangkutan diketahui telah berulang kali melancarkan aksi pelecehan serta pencemaran nama baik secara masif selama beberapa bulan terakhir. Beberapa tindakan yang dilakukannya meliputi:

  • Penyebaran Rumor Palsu: Secara konsisten mendistribusikan fitnah dan tuduhan tidak berdasar yang merugikan agensi Hololive serta para talentanya.

  • Ancaman Pembunuhan dan Bom: Melontarkan ancaman pembunuhan (death threats) serta ancaman bom (bomb threats) yang menyasar sejumlah talenta Hololive, salah satunya adalah Sakura Miko.

  • Dampak Keresahan Komunitas: Tindakan perundungan ekstrem tersebut memicu ketakutan, kecemasan, serta ketidaknyamanan besar di lingkungan internal Hololive maupun di kalangan komunitas penggemar.

Penghapusan Akun "Uyu" dan Penyerahan Data ke Cover Corporation

Dalam video pernyataannya, pelaku menyampaikan permohonan maaf mendalam yang ditujukan langsung kepada Cover Corporation, jajaran manajemen Hololive, para talenta yang terdampak, serta para penggemar.

Beberapa poin penyesalan dan langkah penanganan yang diambil oleh pelaku mencakup:

  • Penutupan Seluruh Akun: Mengaku telah menghapus akun utama miliknya yang bernama Uyu, beserta seluruh akun cadangan/alternatif lain yang digunakan untuk melancarkan ujaran kebencian.

  • Permohonan Maaf Resmi: Menyerahkan serta mengirimkan pesan permintaan maaf langsung kepada pihak Cover Corporation dan talenta yang menjadi korban.

  • Penyerahan Identitas Pribadi: Seluruh data dan informasi pribadi pelaku dilaporkan telah diserahkan kepada Cover Corporation untuk keperluan penanganan legal lebih lanjut.

Janji Berhenti dan Imbauan Membatasi Doxxing

Pelaku menegaskan komitmennya untuk tidak akan kembali membuat akun baru, berhenti melontarkan komentar negatif, serta berjanji tidak mengulangi tindakan perundungan dalam bentuk apa pun di masa mendatang.

Seiring dengan diserahkannya data diri pelaku kepada Cover Corporation, pihak terkait meminta masyarakat dan komunitas VTuber untuk tidak mempublikasikan atau menggali lebih jauh informasi pribadi pelaku (doxxing) agar proses penyelesaian dapat berjalan dengan tertib.

Sumber: SomosKudasai (X)

Tagar

#Hololive#Vtuber
707